BERITA UTAMA


Profesi Jurnalis Terancam Punah


"Sebagian besar yang hadir ini jurnalis muda ya,sebaiknya anda menyiapkan pekerjaan lain" salah satu kalimat yang diucapkan Wijaksono,saat membuka forum diskusi di rumah makan omah tengah sawah Desa Ngampel Kecamatan Kota Bojonegoro pada senin, 17 Desember 2018

Kalimat tersebut sontak membuat lebih dari 20 jurnalis,baik dari media cetak online dan TV yang hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh EMCL itu terdiam. Ucapan Wicaksono atau dalam jagad media sosial dikenal dengan @ndorokakung itu tentu bukanlah omong kosong belaka

Jurnalis senior mantan redaktur Tempo dan salah satu pendiri Beritagar itu menjelaskan,perkembangan teknologi digital tidak hanya mengancam keberadaan media cetak atau koran,namun juga media online dan TV meskipun mereka sudah konfergensi ke dunia digital

Ia memberikan contoh saat ini Media Beritagar sudah bereksperimen menggunakan jurnalisme robot, meskipun secara etika dan produk jurnalistik masih dipertanyakan, namun setidaknya teknologi tersebut kemungkinan bisa dikembangkan.

"Sejumlah media internasional seperti BBC, Times, dan CNN sudah menerapkan jurnalisme robot" ungkap ndoro

Selain teknologi robot, ancaman lain bagi profesi jurnalis adalah gencarnya arus informasi di media sosial. Saat ini setiap warga yang memiliki akun medsos mampu memproduksi informas dan bisa disebarluaskan sendiri. meskipun itu bukan produk jurnalistik,namun setidaknya informasi tersebut bisa sampai ke publik

Industri media massa saat ini tidak lagi hanya bersaing antar perusahaan media, namun juga dengan media sosial. Jika tidak ingin tergerus perkembangan teknologi,media dituntut lebih kreatif,berkarakter dan menjunjung tinggi etika jurnalistik.(ded)

Posting Komentar

0 Komentar