BERITA UTAMA


Wahh.. Ada Beasiswa Bagi Mahasiswa Semester Ahir Dari Pemkab Bojonegoro


Literasi.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro setiap tahun memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berasal dari Bojonegoro. Beasiswa tersebut difokuskan kepada mahasiswa tingkat akhir atau pada semester 7 sampai semester 8. Saat ini jumlah mahasiswa yang masih antri untuk mendapatkan beasiswa tersebut masih ada sekitar 350 mahasiswa.

"Rata-rata yang masih antri itu karena masih semester awal. Kita prioritaskan kepada mahasiswa akhir untuk penyusunan skripsi," ujar Kepala Bagian Pendidikan dan Kebudayaan, Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bojonegoro, Muh. Fadloli, Kamis (27/4/2017).

Dari beasiswa itu permahasiswa mendapat Rp2 juta. Salah satu syarat pengajuan, kata dia, mahasiswa tersebut minimal harus memiliki IPK 3.00 dan mendapat surat keterangan kurang mampu dari desa. Tahun 2017 ini Pemkab Bojonegoro menyiapkan kuota untuk 300 mahasiswa dengan jumlah anggaran Rp 600 juta.

Bantuan Sosial bagi mahasiswa ini, lanjut dia, setiap tahun bisa terserap secara maksimal. Hanya saja, lanjut dia, jika masih ada anggaran yang tidak terserap karena pemohon beasiswa tidak bisa dihubungi. "Tidak terserapnya itu karena biasanya karena mahasiswa yang bersangkutan tidak bisa dihubungi setelah disetujui," terangnya.

Hingga 2017 masih ada sekitar 560 mahasiswa yang sekarang masih antri. Jumlah tersebut sesuai dengan pengajuan sejak tahun 2014. Setelah dikurangi kuota pada tahun 2017 ini tinggal 350 mahasiswa yang masih belum dicairkan. "Semua pemohon pasti mendapat pencairan beasiswa tersebut," tegasnya.

Pada bulan Januari 2017 ini, sudah ada 14 mahasiswa yang mengajukan beasiswa. Pencairan beasiswa dari dana APBD tahun 2017 itu diperkirakan akan dilakukan pada Bulan Maret mendatang. Setiap tahun, antusias mahasiswa cenderung mengalami peningkatan. Sejak tahun 2013 pencairan beasiswa itu diberikan kepada sebanyak 106 mahasiswa, meningkat pada tahun 2014, diberikan kepada 256 mahasiswa, tahun 2015 dicairkan untuk 437 mahasiswa dan di tahun 2016 dicairkan kepada 371 mahasiswa.

"Pada tahun 2016 ini karena banyak yang tidak bisa dihubungi pemohonnya saat mau dicairkan. Sehingga uangnya kita kembalikan yang tidak terserap," pungkasnya.

Salah satu calon pemohon, Syahroni, Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro. Dia mengaku mendapat informasi beasiswa bantuan sosial ini dari salah seorang dosennya. Setelah mendapat informasi beasiswa itu, dia kemudian mendatangi kantor Kesra Pemkab Bojonegoro untuk menanyakan persyaratannya. Salah satu persyaratannya, yakni membuat surat permohonan beasiswa kepada bupati, memiliki surat keterangan aktif kuliah, foto kopi KTP, Kartu Keluarga dan surat keterangan kurang mampu dari desa.

"Karena IPK saya diatas tiga semua, jadi saya punya keinginan untuk mendapat beasiswa ini. Agar bisa meringankan beban orang tua dalam membiayai kuliah," jelas Mahasiswa Semester tiga Jurusan Matematika itu.

Posting Komentar

0 Komentar