BERITA UTAMA


Geliat Prostitusi di Kalisari

Kalisari,kata itu mungkin tidak asing lagi ditelinga warga bojonegoro dan sekitarnya,eks lokalisasi di desa banjarsari kecamatan trucuk bojonegoro ini sebagian orang menganggap sudah tak ada aktifitas prostitusi,karena sudah dicap "EKS",termasuk saya.


Namun ternyata praktek prostitusi di tempat tersebut masih berlangsung hingga saat ini,bahkan kian tumbuh subur,meski petugas satpol pp kerap melakukan razia sepertinya tak begitu berpengaruh bagi para penyedia jasa esek-esek tersebut.


sayapun sempat kaget saat menelusui berbagai sudut gang sempit di daerah itu,ada banyak pekerja seks yang duduk-duduk di teras maupun di dalam rumah,kalo dijumlah rata-rata mungkin ada lima hingga belasan tiap rumah.


Bahkan pada malam hari,kalisari kian bergeliat,suara musik karaoke terdengar cukup kencang,dengan lagu dangdut koplonya.sejumlah wanita berpakaian seksi terlihat sedang menemani para pria pesta minuman keras,tak lupa setiap pria yang melintas di tawari "jajanan" orang dewasa ini.


Dari sumber yang saya peroleh,setiap rumah istilahnya germo atau mami bisa memiliki anak buah (psk) hingga 30 orang,mereka beroperasi siang hingga malam atau bahkan sampai dini hari.


Sumber tersebut juga menyebutkan,bahwa rata-rata para psk tersebut berusia 25 hingga 35 tahun,sebagian besar mereka berasal dari luar daerah,baik dari wilayah jawa-timur maupun jawa-tengah.


Setiap PSK bisa melayani antara lima hingga sepuluh pelanggan perhari,jika mereka terus berkembang kalisari ini mungkin bisa menjadi Dolly Jilid II.(dd)

Posting Komentar

0 Komentar